Cara kerja virus – Berikut ini adalah penjelasan mengenai cara kerja berbagai jenis virus komputer.
? File infector virus: memiliki kemampuan untuk melekatkan diri (attach) pada sebuah file, yang biasanya merupakan file executable. Pada umumnya virus jenis ini tidakmenyerang file data. Namun dewasa ini, sebuah file data atau dokumen lainnya dapat mengandung kode executable seperti macro, yang dapat dieksploitasi oleh pencipta virus komputer, worms atau trojan horse.
? Boot sector virus: memodifikasi program yang berada di dalam boot sector pada DOS-formatted disk. Pada umumnya, sebuah boot sector virus akan terlebih dahulu mengeksekusi dirinya sendiri sebelum proses bootup pada PC, sehingga seluruh floppy disk yang digunakan pada PC tersebut akan terjangkiti pula.
? Multipartite virus: memiliki fitur dari kedua jenis virus di atas (baik sebagai file infector mau pun sebagai boot/system sector virus). Ketika sebuah file yang terinfeksi oleh virus jenis ini dieksekusi, maka virus akan menjangkiti boot sector dari hard disk atau partition sector dari komputer tersebut, dan sebaliknya.
? Macro virus: menjangkiti program macro dari sebuah file data atau dokumen (yang biasanya digunakan untuk global setting seperti template Microsoft Word), sehingga dokumen berikutnya yang diedit oleh program aplikasi tersebut akan terinfeksi pula oleh macro yang telah terinfeksi sebelumnya.
? Stealth virus: virus ini bekerja secara residensial (menetap) di dalam memori dan menyembunyikan perubahan yang telah dilakukannya terhadap file yang dijangkiti. Hal ini dilakukan dengan mengambil alih fungsi sistem jika terjadi proses pembacaan.Jika program lain meminta informasi dari bagian sistem yang telah dijangkiti virus stealth, maka virus akan memberikan informasi yang sesuai dengan keadaan sebelum terjangkiti virus, sehingga seolah-olah sistem berfungsi dalam keadaan baik tanpa gangguan dari virus komputer.
? Polymorphic virus: virus yang cenderung melakukan perubahan di dalam kodenya setiap kali mengalami proses replikasi sehingga sulit untuk dideteksi oleh anti-virus software.
? Companion virus: adalah virus yang bekerja dengan berpura-pura menggantikan file yang hendak diakses oleh pengguna. Sebagai contoh dalam sistem operasi DOS, file A.EXE dapat diinfeksi dengan membuat sebuah file dengan nama A.COM. DOS akan terlebih dahulu akan mencari file berekstensi COM sebelum file dengan ekstensi EXE. Setelah A.COM telah dieksekusi, kemudian A.EXE akan dieksekusi pula sehingga file tersebut terinfeksi pula. Cara lain adalah dengan menempatkan sebuah file dengan nama yang persis sama pada cabang lain dari file tree, sehingga bila file palsu ini ditempatkan secara tepat dan terjadi kesalahan dengan tidak menuliskan path yang lengkap dalam menjalankan sebuah program, akan berakibat tereksekusinya file palsu tersebut.
? Tunneling virus: virus ini mencoba untuk mengambil alih interrupt handlers pada DOS dan BIOS, kemudian meng-install dirinya sehingga berada ‘di bawah’ program- program lainnya. Dengan ini virus dapat menghindari hadangan dari program anti virus sejenis monitors.
? Fast Infectors Virus: Virus jenis ini tidak hanya menyerang ketika program target dieksekusi, melainkan juga ketika diakses. Hal ini bertujuan untuk menumpangi perangkat anti virus sebagai media penyebaran ketika melakukan pengecekan
terhadap file-file di dalam komputer.
? Slow Infectors Virus: merupakan kebalikan dari fast infectors, di mana virus hanya akann menyebar ketika file-file target diciptakan atau dimodifikasi. Hal ini bertujuan untuk memperdaya anti virus sejenis integrity checkers dengan menumpangi proses yang ‘sah’ untuk mengubah sebuah file.
? Armoured virus: merupakan virus yang dibuat sedemikian rupa sehingga sulit untuk peneliti anti-virus dalam mempelajari cara mereka bekerjahttp://www.membuatblog.web.id/2010/03/cara-kerja-virus.html
Humaida
Selasa, 29 November 2011
Ilmu komputer jaringan
Ilmu komputer jaringan – jaringan komputer sangat perlu untuk dipelajari di bawah ini adalah beberapa hal yang mungkin berguna bagi anda uang ingin mengetahui apa saja jaringan komputer dan bagaimana cara kerja, jika anda ingin melihat sejarah komputer silahkan lihat di artikel sejarah perkembangan komputer .
Komunikasi awalnya bergantung pada transportasi: jalan antar kota, antar provinsi/negara bagian kemudian antar negara/benua. Kemudian komunikasi dapat terjadi jarak jauh melalui telegraf (1844), telepon (1867), gelombang radio elektromagnetik (1889), radio komersial (1906), televisi broadcast (1931), kemudian melalui televisi, dunia jadi lebih kecil karena orang dapat mengetahui dan mendapatkan informasi tentang yang terjadi di bagian lain dunia ini. Dalam telekomunikasi, informasi disampaikan melalui sinyal. Sinyal ada dua macam:
Macam macam sinyal
1. Digital: secara spesifik mengacu pada informasi yang diwakili oleh dua
keadaan 0 atau 1. Data digital dikirimkan dengan diwakili dua kondisi saja yaitu 0 dan 1.
2. Analog: sinyal yang terus menerus dengan variasi kekuatan dan kualitas. Misalnya suara, cahaya dan suhu yang dapat berubah-ubah kekuatannya dan kualitasnya. Data analog dikirimkan dalam bentuk yang berkelanjutan, sinyal elektrik berkelanjutan dalam bentuk gelombang Televisi, telepon dan radio adalah teknologi telekomunikasi yang menggunakan sinyal analog, sedang komputer menggunakan sinyal digital untuk transfer informasi. Namun saat ini sinyal digital juga digunakan untuk suara, gambar dan gabungan keduanya.
Di sisi lain, komputer yang awalnya dimanfaatkan sebagai mesin penghitung dan pengolah data, digunakan sebagai alat komunikasi sejak adanya jaringan komputer. Jaringan komputer Jaringan komputer merupakan sekumpulan komputer berjumlah banyak yang terpisah-pisah akan tetapi saling berhubungan dalam melaksanakan tugasnya. Dua buah komputer misalnya dikatakan terkoneksi bila keduanya dapat saling
bertukar informasi. Bentuk koneksi dapat melalui: kawat tembaga, serat optik, gelombang mikro, satelit komunikasi.
Dalam suatu jaringan komputer: Pengguna harus secara eksplisit:
- masuk atau log in ke sebuah mesin
- menyampaikan tugas dari jauh
- memindahkan file-file
- menangani sendiri secara umum seluruh manajemen jaringan
http://www.membuatblog.web.id/2010/02/ilmu-komputer-jaringan.html
Komunikasi awalnya bergantung pada transportasi: jalan antar kota, antar provinsi/negara bagian kemudian antar negara/benua. Kemudian komunikasi dapat terjadi jarak jauh melalui telegraf (1844), telepon (1867), gelombang radio elektromagnetik (1889), radio komersial (1906), televisi broadcast (1931), kemudian melalui televisi, dunia jadi lebih kecil karena orang dapat mengetahui dan mendapatkan informasi tentang yang terjadi di bagian lain dunia ini. Dalam telekomunikasi, informasi disampaikan melalui sinyal. Sinyal ada dua macam:
Macam macam sinyal
1. Digital: secara spesifik mengacu pada informasi yang diwakili oleh dua
keadaan 0 atau 1. Data digital dikirimkan dengan diwakili dua kondisi saja yaitu 0 dan 1.
2. Analog: sinyal yang terus menerus dengan variasi kekuatan dan kualitas. Misalnya suara, cahaya dan suhu yang dapat berubah-ubah kekuatannya dan kualitasnya. Data analog dikirimkan dalam bentuk yang berkelanjutan, sinyal elektrik berkelanjutan dalam bentuk gelombang Televisi, telepon dan radio adalah teknologi telekomunikasi yang menggunakan sinyal analog, sedang komputer menggunakan sinyal digital untuk transfer informasi. Namun saat ini sinyal digital juga digunakan untuk suara, gambar dan gabungan keduanya.
Di sisi lain, komputer yang awalnya dimanfaatkan sebagai mesin penghitung dan pengolah data, digunakan sebagai alat komunikasi sejak adanya jaringan komputer. Jaringan komputer Jaringan komputer merupakan sekumpulan komputer berjumlah banyak yang terpisah-pisah akan tetapi saling berhubungan dalam melaksanakan tugasnya. Dua buah komputer misalnya dikatakan terkoneksi bila keduanya dapat saling
bertukar informasi. Bentuk koneksi dapat melalui: kawat tembaga, serat optik, gelombang mikro, satelit komunikasi.
Dalam suatu jaringan komputer: Pengguna harus secara eksplisit:
- masuk atau log in ke sebuah mesin
- menyampaikan tugas dari jauh
- memindahkan file-file
- menangani sendiri secara umum seluruh manajemen jaringan
http://www.membuatblog.web.id/2010/02/ilmu-komputer-jaringan.html
MENGENAL SOFTWARE SEBAGAI SARANA PEMBELAJARAN
http://tiga-angka-enam.blogspot.com
Terdapat banyak software dalam sistim komputer. Apabila kita membutuhkan sebuah software dan ternyata kita tidak menemukannya dalam komputer, maka yang harus kita lakukan terlebih dahulu adalah menginstallnya ke dalam sistim komputer kita.
Untuk menjalankan program aplikasi dan menggabungkannya dengan program aplikasi yang lain, perlu dibutuhkan ketrampilan khusus dalam penguasaan teknologi ini. Seorang guru yang mampu menggunakan komputer saja belumlah cukup untuk mendesain sebuah pembelajaran. Ketrampilan dan pengetahuan tentang seni tata warna dan design grafis tampilan juga perlu dikuasai oleh seorang guru.
Macam software dalam komputer berbasis Windows yang dapat diterapkan dalam pembelajaran multimedia, misalnya Microsoft Office ( Ms.Word, Ms. Excel, Ms. Powerpoint ), software Design Photo dan Editing Film dan lain-lain.
Namun secara umum program yang sering dipakai dan dikombinasikan guru dalam pembelajaran adalah Microsoft Powerpoint, Editing gambar dan editing film dengan perangkat tambahan / pendukungnya berupa speaker, microphone, LCD Proyektor dan screen proyektor ataupun jaringan LAN.
1. Program Presentasi.
Program ini merupakan program aplikasi yang sering penulis terapkan dalam kegiatan belajar mengajar. Program presentasi termasuk salah satu paket dalam Software Microsoft Office, yaitu Ms. Power Point. Dengan menggunakan program ini guru dapat membuat perencanaan pembelajaran dengan kombinasi tampilan yang menarik dan penuh warna.
Jika guru mampu dan trampil tampilan untuk pembelajaran juga dapat disisipi / dipadukan dengan gambar-gambar animasi, suara atau link-link yang menghubungkan satu program aplikasi dengan program aplikasi lainnya.
Secara singkat dapat diuraikan bahwa program aplikasi Ms. Power point ini dapat dimanfaatkan guru untuk mendesign suatu model pembelajaran.
2. Program Editing Gambar.
Program ini sangat berguna untuk mengatur gambar yang akan ditampilkan dalam program presentasi. Adakalanya kita hanya membutuhkan suatu bagian dalam sebuah gambar yang dibutuhkan saja, sehingga gambar yang tidak diperlukan ditiadakan. Dengan program editing inilah kita gunakan untuk tujuan tersebut di atas. Gambar yang telah kita buat juga dapat disesuaikan dengan keinginan kita, misalnya merubah ukuran gambar, menambah atau mengurangi kecerahan gambar, dan lain-lain. Oleh karena itu seorang guru dituntut untuk mampu berkreasi dan mempunyai jiwa seni yang cukup.
3. Program Editing Film.
Di dalam program Ms. Power Point, guru dapat membuat hubungan atau link yang berfungsi menjalankan sebuah program aplikasi film.
Terkadang sebuah film dirasa terlalu panjang durasinya, padahal seorang guru hanya membutuhkan pada bagian tertentu saja.Program editing film memberikan fasilitas untuk memotong bagian
film yang diperlukan saja. Sekaligus dapat digunakan untuk mengatur suara dengan beberapa tipe atau bahkan dapat digunakan untuk memadukan gambar dengan suara kita sendiri.
Secara khusus penulis masih perlu belajar lagi dalam hal penguasaan materi penggabungan film dengan suara yang dihasilkan sendiri
Terdapat banyak software dalam sistim komputer. Apabila kita membutuhkan sebuah software dan ternyata kita tidak menemukannya dalam komputer, maka yang harus kita lakukan terlebih dahulu adalah menginstallnya ke dalam sistim komputer kita.
Untuk menjalankan program aplikasi dan menggabungkannya dengan program aplikasi yang lain, perlu dibutuhkan ketrampilan khusus dalam penguasaan teknologi ini. Seorang guru yang mampu menggunakan komputer saja belumlah cukup untuk mendesain sebuah pembelajaran. Ketrampilan dan pengetahuan tentang seni tata warna dan design grafis tampilan juga perlu dikuasai oleh seorang guru.
Macam software dalam komputer berbasis Windows yang dapat diterapkan dalam pembelajaran multimedia, misalnya Microsoft Office ( Ms.Word, Ms. Excel, Ms. Powerpoint ), software Design Photo dan Editing Film dan lain-lain.
Namun secara umum program yang sering dipakai dan dikombinasikan guru dalam pembelajaran adalah Microsoft Powerpoint, Editing gambar dan editing film dengan perangkat tambahan / pendukungnya berupa speaker, microphone, LCD Proyektor dan screen proyektor ataupun jaringan LAN.
1. Program Presentasi.
Program ini merupakan program aplikasi yang sering penulis terapkan dalam kegiatan belajar mengajar. Program presentasi termasuk salah satu paket dalam Software Microsoft Office, yaitu Ms. Power Point. Dengan menggunakan program ini guru dapat membuat perencanaan pembelajaran dengan kombinasi tampilan yang menarik dan penuh warna.
Jika guru mampu dan trampil tampilan untuk pembelajaran juga dapat disisipi / dipadukan dengan gambar-gambar animasi, suara atau link-link yang menghubungkan satu program aplikasi dengan program aplikasi lainnya.
Secara singkat dapat diuraikan bahwa program aplikasi Ms. Power point ini dapat dimanfaatkan guru untuk mendesign suatu model pembelajaran.
2. Program Editing Gambar.
Program ini sangat berguna untuk mengatur gambar yang akan ditampilkan dalam program presentasi. Adakalanya kita hanya membutuhkan suatu bagian dalam sebuah gambar yang dibutuhkan saja, sehingga gambar yang tidak diperlukan ditiadakan. Dengan program editing inilah kita gunakan untuk tujuan tersebut di atas. Gambar yang telah kita buat juga dapat disesuaikan dengan keinginan kita, misalnya merubah ukuran gambar, menambah atau mengurangi kecerahan gambar, dan lain-lain. Oleh karena itu seorang guru dituntut untuk mampu berkreasi dan mempunyai jiwa seni yang cukup.
3. Program Editing Film.
Di dalam program Ms. Power Point, guru dapat membuat hubungan atau link yang berfungsi menjalankan sebuah program aplikasi film.
Terkadang sebuah film dirasa terlalu panjang durasinya, padahal seorang guru hanya membutuhkan pada bagian tertentu saja.Program editing film memberikan fasilitas untuk memotong bagian
film yang diperlukan saja. Sekaligus dapat digunakan untuk mengatur suara dengan beberapa tipe atau bahkan dapat digunakan untuk memadukan gambar dengan suara kita sendiri.
Secara khusus penulis masih perlu belajar lagi dalam hal penguasaan materi penggabungan film dengan suara yang dihasilkan sendiri
Selasa, 15 November 2011
strategi supaya mendapatkan nilai yang bagus
1. Sebelum dijelaskan suatu materi pelajaran, sebaiknya kita pelajari dulu di rumah sehingga kita paham dan jika ada pertanyaan bisa ditanyakan langsung saat ibu/bapak guru menerangkan di kelas.
2. Saat pak/bu guru menerangkan perhatikan baik-baik, catat yang penting-penting. Tanyakan yang tidak jelas atau tidak benar.
3. Saat ada waktu luang di rumah dibaca-baca lagi materi dan catatan yang diberikan pak/bu guru.
4. Buat daftar pertanyaan dan jawabannya untuk belajar saling tanya jawab di kelompok belajar kamu bersama teman-teman.
5. Jika bu/pak guru mengumumkan adanya ujian, tes, ulangan, kuis, dan lain sebagainya sekalian tanya kisi-kisi/bayangan bocoran soal yang akan keluar. Bahas dengan teman-teman dan tanya senior atau kelas lain yang diajar guru yang sama.
6. Pelajari kembali secara singkat materi yang telah dipelajari dan kira-kira akan keluar sebagai soal.
7. Jangan begadang dan belajar sangat keras saat mau ujian karena bisa membahayakan kesehatan tubuh kita.
8. Kerjakan soal dari yang mudah hingga ke sulit. Jangan nyontek orang lain. Tanyakan ke pengawas atau guru jika ada yang kurang jelas atau pertanyaan. Sebelum test ujian sebaiknya ke toilet dulu dan berdoa.
9. Hasil ujian yang dibagikan sebaiknya kita periksa atau teliti lagi untuk dibandingkan ke teman-teman siapa tau ada yang salah periksa ada yang banar disalahkan.
10. Buat hubungan yang baik dengan guru atau dosen agar kita mudah menanyakan sesuatu dan mudah menyampaikan masuka/saran yang membangun.
Memang sih tehnik belajar seperti yang telah diberikan di atas sulit untuk dilaksanakan karena butuh banyak waktu, pikiran, tenaga dan biaya. Akan tetapi demi masa depan yang cerah semua itu layak untuk dijalani. Cari kerja yang enak dan layak itu sulit sekali lho! Selamat belajar dengan baik, tekun dan rajin.
2. Saat pak/bu guru menerangkan perhatikan baik-baik, catat yang penting-penting. Tanyakan yang tidak jelas atau tidak benar.
3. Saat ada waktu luang di rumah dibaca-baca lagi materi dan catatan yang diberikan pak/bu guru.
4. Buat daftar pertanyaan dan jawabannya untuk belajar saling tanya jawab di kelompok belajar kamu bersama teman-teman.
5. Jika bu/pak guru mengumumkan adanya ujian, tes, ulangan, kuis, dan lain sebagainya sekalian tanya kisi-kisi/bayangan bocoran soal yang akan keluar. Bahas dengan teman-teman dan tanya senior atau kelas lain yang diajar guru yang sama.
6. Pelajari kembali secara singkat materi yang telah dipelajari dan kira-kira akan keluar sebagai soal.
7. Jangan begadang dan belajar sangat keras saat mau ujian karena bisa membahayakan kesehatan tubuh kita.
8. Kerjakan soal dari yang mudah hingga ke sulit. Jangan nyontek orang lain. Tanyakan ke pengawas atau guru jika ada yang kurang jelas atau pertanyaan. Sebelum test ujian sebaiknya ke toilet dulu dan berdoa.
9. Hasil ujian yang dibagikan sebaiknya kita periksa atau teliti lagi untuk dibandingkan ke teman-teman siapa tau ada yang salah periksa ada yang banar disalahkan.
10. Buat hubungan yang baik dengan guru atau dosen agar kita mudah menanyakan sesuatu dan mudah menyampaikan masuka/saran yang membangun.
Memang sih tehnik belajar seperti yang telah diberikan di atas sulit untuk dilaksanakan karena butuh banyak waktu, pikiran, tenaga dan biaya. Akan tetapi demi masa depan yang cerah semua itu layak untuk dijalani. Cari kerja yang enak dan layak itu sulit sekali lho! Selamat belajar dengan baik, tekun dan rajin.
Memanfaatkan Facebook Dalam Pembelajaran
Facebook merupakan situs jejaring sosial terbesar di dunia. Saat ini, hampir semua orang telah memiliki akun Facebook, dari pejabat tinggi hingga orang kecil di pedesaan. Demikian pula siswa-siswa SMA Al Baladul Amin 100% telah memiliki akun Facebook. Melihat gejala ini tentunya kita tidak ingin Facebook hanya menjadi sarana jejaring sosial. Sebagai pendidik, saya berusaha memanfaatkan Facebook dalam menunjang pembelajaran dengan cara sebagai berikut: 1. Meletakkan bahan ajar secara online.
Facebook memiliki fasilitas notes atau catatan yang bisa diisi dengan teks dan gambar. Oleh karena itu kita bisa memasukan bahan ajar di Facebook lewat fasilitas ini. Tujuannya adalah agar siswa dapat mengakses bahan ajar yang kita gunakan kapan saja dan dimana saja tanpa dibatasi oleh ketersediaan buku dan catatatan.
2. Diskusi Online
Setelah pembelajaran selesai, terkadang masih ada siswa yang belum faham materi pelajaran. Dengan membuat fasilitas grup di Facebook yang anggotanya berisi siswa di kelas tertentu, maka kita dapat mengadakan diskusi. Pada forum inilah siswa yang belum mengerti pelajaran bisa bertanya. Sebelum guru menjawab, tentu siswa lain yang jadi anggota juga bisa mencoba memberikan jawaban sehingga diskusi menjadi 2 arah, guru dengan siswa dan siswa dengan siswa.
3. PR Online
Dengan adanya group yang berisi siswa-siswa kelas tertentu, saya jadi mudah untuk memberikan tugas atau pengayaan bagi siswa. Tugas saya kirimkan ke pada semua siswa lewat fasilitas pesan. Bahkan jika tersedia, maka saya bisa memberikan tugas yang berbeda kepada siswa sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya. Jawaban siswa dikirimkan lewat balasan pesan sehingga dengan sekali klik saya bisa mengecek berapa persen siswa yang telah mengumpulkan tugasnya.
4. Memantau Perilaku Anak
Melalui status yang dibuat, maka kita dapat menilai peristiwa, perasaan atau kondisi kejiwaan yang sedang dialami siswa. Dengan memantau status mereka kita akan memperoleh gambaran apa yang sedang dialami siswa. Hal ini penting sebagai bahan pertimbangan untuk persiapan mengajar keesokan harinya. Demikian pula kita dapat menyisipkan petuah atau nasehat penting di sela-sela pelajaran sesuai dengan permasalahan yang dialami siswa.
Facebook memiliki fasilitas notes atau catatan yang bisa diisi dengan teks dan gambar. Oleh karena itu kita bisa memasukan bahan ajar di Facebook lewat fasilitas ini. Tujuannya adalah agar siswa dapat mengakses bahan ajar yang kita gunakan kapan saja dan dimana saja tanpa dibatasi oleh ketersediaan buku dan catatatan.
2. Diskusi Online
Setelah pembelajaran selesai, terkadang masih ada siswa yang belum faham materi pelajaran. Dengan membuat fasilitas grup di Facebook yang anggotanya berisi siswa di kelas tertentu, maka kita dapat mengadakan diskusi. Pada forum inilah siswa yang belum mengerti pelajaran bisa bertanya. Sebelum guru menjawab, tentu siswa lain yang jadi anggota juga bisa mencoba memberikan jawaban sehingga diskusi menjadi 2 arah, guru dengan siswa dan siswa dengan siswa.
3. PR Online
Dengan adanya group yang berisi siswa-siswa kelas tertentu, saya jadi mudah untuk memberikan tugas atau pengayaan bagi siswa. Tugas saya kirimkan ke pada semua siswa lewat fasilitas pesan. Bahkan jika tersedia, maka saya bisa memberikan tugas yang berbeda kepada siswa sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya. Jawaban siswa dikirimkan lewat balasan pesan sehingga dengan sekali klik saya bisa mengecek berapa persen siswa yang telah mengumpulkan tugasnya.
4. Memantau Perilaku Anak
Melalui status yang dibuat, maka kita dapat menilai peristiwa, perasaan atau kondisi kejiwaan yang sedang dialami siswa. Dengan memantau status mereka kita akan memperoleh gambaran apa yang sedang dialami siswa. Hal ini penting sebagai bahan pertimbangan untuk persiapan mengajar keesokan harinya. Demikian pula kita dapat menyisipkan petuah atau nasehat penting di sela-sela pelajaran sesuai dengan permasalahan yang dialami siswa.
Cara Belajar yang Efektif
- Pelajari dasar-dasar peningkatan kemampuan ingatan - ada teknik-teknik tertentu yang dapat membantu kita untuk meningkatkan kemampuan mengingat, yang tentu saja akan bergantung pada daya ingat dan cara belajar seseorang. Beberapa hal yang bisa kita pelajari misalnya tehnik mind map, mnemonik dll.
- Pelajari dan terapkan hal-hal yang baru. Satu cara untuk menjadi pembelajar efektif adalah dengan terus belajar. Dengan mengulangi pembelajaran hal-hal baru dan memprakekkannya, kita sedang membangun jalur jaringan di otak yang akan memperkuat koneksi kita dengan informasi yang baru tersebut
- Belajar dengan cara yang berbeda. Jelas setiap orang memiliki cara belajar yang berbeda. Namun jika kita mau mempelajari cara belajar yang lain (visual, audio, kinestetik) ataupun metode pembelajaran yang lain, otak akan dapat menaruh informasi tersebut di beberapa tempat yang berbeda, yang akan memudahkan pemanggilan informasi tersebut.
- Ajarkan apa yang sudah kita pelajari pada orang lain - salah satu cara terbaik untuk mempelajari sesuatu adalah dengan mengajarkannya pada orang lain. Tentunya setelah melewati proses internalisasi dan translasi, di mana kita akan mengajarkan dengan cara dan metode yang cocok dengan cara kita sendiri dan bukan sekedar menjiplak. Menulis blog adalah salah satu cara untuk mengajarkan sesuatu dengan cara yang berbeda kepada orang lain.
- Gunakan pembelajaran terdahulu untuk mempelajari hal yang baru. Ini disebut pembelajaran relasional, di mana kita akan melibatkan informasi yang baru pada hal-hal yang sudah kita ketahui.
- Praktekkan – cari pengalaman. Salah satu cara terbaik untuk meningkatkan efektifitas pembelajaran adalah dengan mempraktekkannya – dan bukan sekedar mempelajari atau menulis sesuatu tentang informasi tersebut.Praktekkan pengetahuan baru secara rutin!
- Carilah jawaban dan bukan sekedar mengingat - sebisa mungkin jika kita sedang berusaha mengingat suatu informasi, lebih baik kita melakukan riset untuk mendapatkan jawabannnya. Jika kita terbiasa mengingat suatu informasi, ada kecenderungan kita akan melupakan informasi tersebut di masa depan. Hal ini terjadi karena dengan mengulangi percobaan mengingat, kita sedang merekam aktivitas secara negatif dan bukannya positif dalam ingatan kita.
- Pahami bagaimana cara terbaik untuk belajar – setiap orang unik, termasuk dalam cara dan strategi pembelajarannya. Semakin kita memahami keunikan, kekuatan dan kelemahan kita, semakin kita dapat belajar secara efektif
- Gunakan ujian untuk meningkatkan pembelajaran – ujian menolong kita untuk dapat mengingat informasi yang diujikan dalam jangka waktu yang lebih lama
- Stop multitasking – riset telah memperlihatkan bahwa multitasking sebenarnya membuat pembelajaran menjadi kurang efektif. Hal ini telah dibahas dalam posting ini.
Langganan:
Postingan (Atom)